Puasa dan Kesehatan


Created At : 2021-03-30 00:00:00 Oleh : RSUD Muntilan Info Kesehatan/Promosi Kesehatan RS Dibaca : 676


Ramadhan sebentar lagi, bulan ini adalah saat yang paling ditunggu Umat Islam di seluruh dunia, dimana Umat Islam akan menjalankan Ibadah Puasa selama 1 bulan lamanya. Tentunya kita berharap agar diberi kelancaran dan kesehatan selama menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan menurut syariat Islam adalah suatu amalan Ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk, maupun dari yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat karena Allah SWT dengan syariat dan rukun tertentu dan hukumnya wajib dilakukan oleh Umat Islam. Terlepas Ibadah Puasa  sebagai ibadah wajib Umat Islam, ternyata telah diketahui juga bahwa Ibadah Puasa banyak memiliki manfaat untuk tubuh. Puasa yang sehat bermanfaat secara psikis dan fisik. Selain dapat membersihkan hati dan fikiran, puasa juga memberikan manfaat kesehatan bagi kita diantaranya :

1.  Meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan resiko penyakit jantung.

2. Mengontrol gula darah sehingga mencegah penyakit diabetes.

3. Memberikan kesempatan istirahat kepada alat pencernaan.

4. Membersihkan tubuh dari racun dan kotoran ( detoksifikasi).

5. Meningkatkan fungsi  otak.

6. Meningkatkan kesehatan mental.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh.

8. Membantu menurunkan berat badan.

Manfaat kesehatan dari puasa dapat kita peroleh salah satunya dengan cara mengatur pola makan pada saat sahur dan buka puasa.  Ketika berpuasa, tubuh mengalami perubahan sesuai dengan lama berpuasa. Faktanya, tubuh memerlukan waktu delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan terakhir. Artinya, tubuh mampu berpuasa bila diberi asupan terlebih dahulu.  Makan sahur yang penting dilakukan sebelum menjalani puasa dari terbit hingga tenggelamnya matahari. Saat sahur sebaiknya makan makanan yang kaya serat dan protein karena makanan tinggi serat akan dicerna lebih lama oleh tubuh (contohnya : gandum, sereal, beras, sayuran, dan buah). Perlu diperbanyak juga minum air putih / jus sebagai penambah kebutuhan cairan dan mineral tubuh. Hindari makan terlalu banyak, karena akan membuat kita cepat mengantuk dan tidak kosentrasi karena energi kita gunakan untuk mencerna makanan di lambung sehingga otak kekurangan oksigen dan menjadikan kita mudah mengantuk.

Nah..Bagaimana dengan pola makan saat Buka Puasa?

Berbuka puasa sebaiknya diawali dengan minum air putih / sesuatu yang manis seperti kurma, baru kemudian boleh makan makanan yang lain. Perlu diingat juga , hindari berbuka puasa langsung dengan memakan makanan berat karena  akan memberatkan kerja lambung yang sudah dibiarkan istirahat sekitar 12 jam.

Jadi demi mendapatkan puasa yang sehat sebaiknya kita sahur dan berbuka secukupnya saja. Jangan lupa tetap perhatikan asupan cairan, terutama konsumsi air putih minimal 8 gelas saat buka dan sahur agar tubuh tidak mengalami dehidrasi dan membantu ginjal tidak bekerja berlebihan.

Happy fasting….

(dikutip dari berbagai sumber)

Nurdiani Risma Dewi,SKM penyuluh kesehatan masyarakat

Instalasi PKRS dan HUMAS RSUD MUNTILAN KAB. MAGELANG

GALERI FOTO

Agenda

Talkshow dan Sosialisasi Layanan
Sabtu, 27 November 2021